Membuat Foto Makro

dscn0417a

Saya mulai sharing sharing soal lain ya.., ehm.. soal fotografi meskipun saya sadar saya ini bukan expert, masih nubi bingitttssss , hahahha, gpp kali yaa….

Anyway jika kita ingin membuat sebuah foto makro , maka yang perlu kita perhatikan adalah Aperture pada bukaan besar ( nilai F kecil) , misalnya F1.4, F2.8, F4.5 , supaya detail dari objek itu keliatan jelas dan background nya atau foreground nya menjadi blur, tetapi awas ya jangan sampai Over Exposure ( OE).

Cara mengakalinya adalah dengan memakai Speed yang tinggi ( nila1 / detik tinggi) agar celah yang bukaan lebar tidak terlalu lama terbukanya.Untuk ISO pakai yang rendah saja, kecuali masih agak gelap boleh lah ISO nya di naikkan.

Dalam membuat foto makro, Focal Length menjadi hal yang penting, pilih lensa memiliki focal length rendah, semakin rendah artinya jarak untuk ke obyek bisa semakin dekat sehingga gambar yang detail bisa diperoleh.

Masalahnya adalah untuk bermain main macro dengan menggunakan lensa khusus macro harganya masih lumayan tinggi, jadi ada kalanya kita harus berpikir dengan menggunakan converter. Pemilihan lensa makro tips nya gampang sih..cari yang suaranya gak berisik supaya itu species lalat, lebah, semut dll gak terganggu sama suara motor lensa, jangan sampai serangganya kabur duluan gara gara dengar suara lensa nya.

Untuk jenis converter gunakan saja yang model di sambungkan ke lensa bagian depan, bukan dengan sambungan di antara body kamera dan lensa. Sebenarnya dua dua nya sama saja tetapi dari segi ke praktisan lebih enak dan mudah di pakai dengan converternya ditaruh didepan lensa.

Jangan lupa siap sediakan tripod dan payung serta kain lebar warna gelap  :D, penggunaan tripod akan membuat hasil foto kita tidak goyang, sedangkan payung mungkin akan diperlukan saat kita memfoto dalam kondisi banyak angin, bayangkan saja misalnya kita mau foto bunga tapi bunganya goyang terus kena angin kan ngeselin juga.

Untuk kain ini salah satu trick supaya hasilnya bagus dengan memberikan background berwarna, wkwkkw, kalau gak ada ya paling gak jaket lah bisa digunakan, asal jangan kaos dalam aja yak, hehhehe.

Hunting makro bisa dilakukan di sawah, kebun atau areal toko bunga ( pura pura aja beli bunga trus moto moto ) hahaha, ehm..boleh dicoba tuh saran temen fotografer saya yang ngajakin hunting di Garden by the bay nya Singapore, yang jelas kudu sabar dan telaten.

Mau hunting bareng sama saya ? Yukkk..mareeee

Edy Susanto|IT Konsultan
Visit Website
  • Edy Susanto Has Completed Training |CISA|CISM|RHCA|RHCE|CWNA|CWNE|CISSP|ISSEP|VCP DV|CEH|ECSA|CSSA|HEROWARE|SURELINE|QLIKVIEW|ITILv3|COBIT5|CSSGB|CTFL|OSCP|Lean Management |
  • Attenzione ! Attention !

    Segala yang artikel yang saya tulis ditujukan dalam rangka pembelajaran, mohon digunakan sebijaksana mungkin. Saya tidak bertanggung jawab apabila ada artikel yang disalah gunakan untuk kepentingan diluar mencerdaskan kehidupan bangsa.