ITILV3 Series : Service Lifecycle

The Service Lifecycle didalam ITILV3 berisi 5 elemen seperti yang terlihat didalam diagram dibawah ini. Setiap elemen bergantung pada beberapa prinsip, proses, aturan dan ukuran pengukuran.

itil1

Service Strategy

Sebagai core dari service life cycle adalah service strategy, service strategy menyediakan petunjuk  bagaiman melihat service management bukan Cuma sebagai kemampuan organisasi tapi sebagai asset strategis. Topik yang terkandung didalam service strategi antara lain adalah service market, karaterisktik dari kekuatan internal dan eksternal, portofolio, dan strategi implementasi.

Sedangkan untuk hal hal yang berkaitan dengan finansial management, demand management, organizational development dan strategic risk ada di topic lainnya.

Suatu organisasi seharusnya memakai service strategi sebagai petunjuk untuk membangun tujuan dan ekspektasi performa kedepan.

Service Design

“If You built, they will come “ demikian ungkapan dalam Hollywood movie, “Field of Dream”, 1989 tapi kalau anda membangun dan tidak memiliki nilai tambah, yang terjadi justru mereka akan segera meninggalkan anda. Secara sederhana service design adalah stage didalam lifecycle yang akan merubah service strategi menjadi blueprint untuk mendeliver business objective.

Service Transition

Service Transition menyediakan arah bagi pembangunan dan pengembangan sebagai proses transisi bagi proses yang baru atau yang berubah kedalam live service operation. Pada bagian ini kenalkan pula konsep service knowledge management system yang dibangun berdasarkan data dan informasi actual yang meliputi configuration, capacity, known error, definitive media dan asset systems.

Service Operation

Yang dimaksud dengan service operation adalah proses management yang terjadi dalam day to day operation. Didalamnyatermasuk bagaimana bisa mencapai tingkat yang efisien dan efektif dalam kegiatan operasional harian untuk memastikan bahwa kebutuhan customer selalu dapat terpenuhi ileh service provider.

Diini adal petunjuk baiamnana memelihara stabiltas, memperbolehkan perubahan dalam design, scale, scope dan service level. Organisasi di bekali dengan detail proses, guideline, metoda yang bisa dipakai dalam keadan aktif dan reaktif.

Continual Service Improvement

Pada bagian ini dibekali dengan instrument untuk menciptakan, memelihara value yang diberikan pada customer melalui design yang lebih baik, transisi yang lebih mulus dan operation yang lebih bagus. Disini dikombinasikan prinsip, praktis dan metoda dari quality management dan capabily improvement. Organisasi akan diajak untuk  secara bertahap meningkatkan layaan kearah yang lebih besar dalam service quality, operational efficiency, dan business continuity.

See my next article http://edysusanto.com

-Dari berbagai sumber

Edy Susanto|IT Konsultan
Visit Website
  • Edy Susanto Has Completed Training | CISA | CISM| RHCSA | RHCE | CWNA | CWNE | CISSP | ISSEP | VCP DV | CEH | ECSA | CSSA | HEROWARE | SURELINE | QLIKVIEW | ITILv3 | COBIT5 | CSSGB | CTFL | OSCP | Lean Management |CWTS