Cinta Buta

Cinta selalu punya jalan untuk mempertemukan yang terbuang atau menyatukan yang hilang.
Sosokmu selalu melintas di kepala, entah itu syairmu, atau wajahmu yang hanya bisa kureka dalam bayangan senja.

Rasa rindu dan sayang ini kutuliskan dalam tetesan airmata yang setia jernihnya menatap bayangmu disana.
Aku tak tahu rasa rindumu milik siapa kini, padahal satunya alasanku kembali ke kota ini adalah rindu yang kau miliki untukku.

Kini, aksara puisiku berserakan, laksana daun kering terguncang angin. Dengan keringat kupunguti satu persatu menjadi komposisi rindu yang aduh.

Celakanya semesta ini sangat suka melihatku kesakitan menahan rindu, sebab semesta rindu akan puisiku yang selalu membuatnya berharap.

Cinta memang tak butuh kata, tapi dia adalah cahaya yang bisa menerangi meskipun mata ini buta…

 

Edy Susanto
Visit Website